B2P3KS Ajak Dinsos Sosialisasi Dampak Diklat FDS terhadap KPM

Dipublikasikan oleh dinsos pada

Salatiga – Selasa, 27 April 2021 Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (B2P3KS) melaksanakan Sosialisasi Dampak Sosial Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) FDS Pendamping terhadap Kemandirian Keluarga Penerima Manfaat(KPM). Bertempat di Kayu Arum Resort Salatiga acara dimulai dengan sambutan Kepala Dinas Sosial Gati Setiti dengan penyampaian materi sekilas tentang PKH. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian hasil penelitian dari B2P3KS dan pemberian rekomendasi. Profil B2P3KS Yogyakarta disampaikan oleh Gunadi Setyo Utomo, Penyuluh Sosial Muda/Sub Koordinator Sosialisasi Sistem Yankessos dan hasil penelitian dipaparkan oleh Sunit Agus Tri Cahyono. Acara ini dihadiri oleh Dinas Sosial, Koordinator PKH, Bappeda, Kelurahan, Pendamping PKH, KPM, TKSK, dan unsur-unsur lainnya termasuk Komnas Anak dan Sekolah.

Hasil penelitian menyebutkan bahwa KPM FDS dalam program PKH adalah tepat sasaran karena telah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan sebagai keluarga miskin (RTM) dan telah memenuhi komponen pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial. Sedangkan diklat FDS pendamping berpengaruh cukup besar terhadap kemadirian KPM terutama dalam aspek pengetahuan di berbagai bidang khusnya kesehatan, pendidikan dan pengasuhan anak. Untuk diketahui, FDS (Family Development Session) adalah berupa pertemuan kelompok, yang digunakan sebagai wadah pemberian materi-materi yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Sosial lewat modul-modul yang bertema sebagai upaya untuk mewujudkan tujuan PKH.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *