Empat Anak Punk Terjaring Razia, Dinsos Lakukan Pembinaan

Dipublikasikan oleh dinsos pada

SALATIGA – Dinas Sosial melakukan pembinaan kepada anak punk yang terjaring razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Salatiga, Rabu (12/6). Keempat anak punk tersebut yaitu Ji (13), Her (15), In (13) ketiganya warga Salatiga, serta Fr (23) warga Kopeng. Setelah dilakukan pembinaan, semua anak punk tersebut dipulangkan ke rumah orang tua atau keluarga masing-masing.

Pembinaan dilakukan di halaman Kantor Dinas Sosial oleh Bapak Roch Hadi, SH, MM beserta jajarannya. Saat pembinaan, Bapak Roch Hadi mengatakan bahwa anak-anak yang terjaring razia harus mulai mengehentikan kebiasaan buruk sebagai anak punk dan kembali menjalankan aktifitas positif untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Noer Amien, S.Sos selaku Kasi Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang beserta tim mengantarkan langsung keempat anak punk tersebut ke rumah masing-masing. “Selain mengantarkan ke rumah masing-masing anak, kami juga memberikan edukasi serta anjuran kepada keluarga dan saudara anak punk yang bersangkutan agar selalu mengawasi mereka agar tidak turun ke jalanan lagi,” jelas Noer Amien.

Sr (46) selaku Ibu dari Ji (13) mengaku senang atas kebaikan dari tim Dinsos yang telah mengantarkan anaknya pulang sampai ke rumah. Dirinya berharap agar Ji (13) bisa diikutkan pelatihan atau kursus agar kedepan dapat memiliki keterampilan untuk bekerja membantu keluarganya.

Dinas Sosial akan mengawasi serta menindaklanjuti keempat anak punk tersebut yang berminat dilatih dengan berbagai keterampilan sesuai bakat mereka masing-masing. Pelatihan keterampilan akan dimulai jika telah mendapatkan persetujuan dari keluarga dan anak punk yang bersangkutan. (*rhb)

Kategori: kegiatan

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *