Satu Keluarga Terlantar Kehabisan Bekal, Dinsos Bantu Pulangkan ke Garut

Dipublikasikan oleh dinsos pada

SALATIGA – Sungguh malang Bambang Eko (50) seorang pemborong warga Garut, Jawa barat yang datang ke Salatiga bersama keluarganya untuk mencari peruntungan guna menyambung hidup. Harapan indahnya tak kunjung menjadi kenyataan, justru Bambang Eko (50) ditipu oleh penyedia pengerjaan salah satu proyek besar di Salatiga. Uang 200 jutanya habis tak tersisa, sementara gaji selama pembangunan proyek juga tak kunjung dibayarkan. Nasi telah menjadi bubur, rupanya Bambang Eko (50) tak sanggup menyewa pengacara untuk mendampingi menyelesaikan kasusnya.

Beruntung dirinya segera melapor ke Dinas Sosial Kota Salatiga dengan alasan kehabisan bekal untuk hidup. Noer Amien selaku Kasie Rehabsos Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang segera merespon dengan menghubungi pihak Dinsos Provinsi. “Selanjutnya Bapak Bambang Adi beserta keluarganya yang berjumlah total tujuh orang kami antarkan ke Dinsos Provinsi Jateng untuk segera dilakukan pemulangan ke Garut,” ujar Noer Amien.

Tepat di hari Kamis (6/2/2020) proses pelayanan untuk pengembalian klien ke tempat asal berlangsung dengan baik. Bambang Eko selaku kepala rumah tangga keluarga bersangkutan mengaku bersyukur dan berterimakasih kepada pihak Dinsos Salatiga dan Dinsos Provinsi atas kecepatan dalam pelayanan dan bantuannya.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *